Semilir angin ternyata tidak hanya memunculkan gerah. Siang
ini aku membuktikannya. Ada perasaan yang sepertinya pernah aku rasakan
sebelumnya. Dejavu mungkin, tapi ini lebih seperti sesak yang pernah mendera,
dulu. Aaah, betul. Itu adalah kenangan. Karena tiba-tiba saja wajahmu hadir di
hampir seluruh sudut dimana aku memandang. Bahkan tutup botol air mineral ini
membentuk wajahmu. Seperti hal yang aneh, namun biasa saja. Toh aku pernah
melihat yang lebih bajingan dari sekedar tutup botol. Aku pernah melihat
wajahmu di selembar tisu toilet. Marah? Boleh saja, tapi itu tidak akan merubah
apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar