Setiap orang pasti punya pacar. ga punya? gebetan? cok, masak gaada? Segera konsultasi sama psikolog bray. Aku khawatir ada yang salah sama orientasi seksualmu. wkwkwk
Lupakan sejenak masalah konsultasi sama psikolog. Saya mau cerita sedikit kejadian yang baru saja saya alami di 24 Ramadhan 1439 H ini. Jadi ceritanya hari ini saya lagi ngajak jalan orang yg katanya sekarang jadi pacar saya. Awalnya dia nanya mau dijemput atau saya yang ke rumahnya. Ya sontak saja saya bilang dia yang jemput ke kosan. Rumahnya jauh bos. Yakali puasa-puasa jemput dia, keluar, trus balikin lagi kerumahnya sedangkan jarak tempat tinggal kami berdua harus melewati dua gunung dan satu selat. 😂😂😂
Engga, bercanda. Pada akhirnya kalian juga tau siapa yang jemput siapa. Prinsipnya: satu, Wanita selalu benar; dua, Wanita PMS hanyalah yang paling benar. Dia lagi PMS bray, ya saya yang harus sadar diri buat sedikit merelakan boyok kumat dan potensi ambeien kambuh lebih besar.
Jadilah saya ke rumahnya. Bayangan saya sudah macem-macem. Tentang berbagai pertanyaan yang mungkin muncul dari bapak+ibunya doi. Semua jawaban yang mungkin saya jawab sudah saya siapkan. Sedia payung sebelum hujan kan? Semua dokumen pendukung juga saya bawa. Dan disini saya mau sedikit kasih tips apasaja yang sebaiknya dilakukan dan jangan dilakukan di hadapan calon mertuamu sekalian. Begini:
1. Pastikan bahwa mereka adalah orangtua kandung Pacarmu
Yakali bos yang ternyata kamu hadapin dengan semua persiapan matang ternyata tetangganya pacarmu. Buang-buang tenaga cik. Sudah prrsentasi projected cashflow beberapa tahun ke depan ternyata yang kamu jelasinnitu tetangganya. bisa² kamu nikahkan sama anak tetangga pacarmu tadi. tapi kalau anak tetangga pacarmu tadi lebih semlohe ya boleh saja dicoba. namanya juga jodoh siapa yang tau ya?
2. Pastikan kamu ngobrol hal² penting saja
Ini penting. Kamu harus bisa bawa suasana nyaman kalau mau merebut perhatian mereka. Jangan tiba² kesurupan dan minta makan kembang atau pecahan kaca. orangtua mana yang rela anaknya dinikahi dedemit. Tapi kalau mereka pengen punya cucu yg nanti viral kayal Kliwon Anak Genderuwo yang sempat booming di perio tahun 2007-2009 sih boleh saja.
3. Pastikan kamu punya pacar
ini yang paling penting. Kasihan temen-temenmu kalau sampai punya temen halu. gapunya pacar tapi mau ketemu calon mertua. orangtua siapa yang mau ditemui? orang tua pacar hayalanmu? ya masak mau nikah sama orang yang gaada? trus yang nikahin juga gaada. lah itu buku nikahnya kan ya gaada? ya ngapain juga bahas hal yang gaada? halu ah.
4. yang terakhir dan paling penting. Pastikan dia (re: pacarmu) siap buat berada dalam satu situasi dimana orang tuanya ketemu sama pacarnya (re: kamu). Jangan sampai ternyata dia sendiri masih bingung sama arah hubungannya sama kamu. Sampai-sampai dia sendiri canggung waktu nemuin kamu sama orangtuanya. Mudah kok tau gejalanya yang terakhir ini. Coba perhatikan gerak-geriknya doi. Doi ngenalin gak kamu ke orangtuanya? Doi nemenin kamu ngobrol ga pas ada orang tuanya? Doi bantu buka obrolan ga pas kamu ketemu orang tuanya. Kalau Doi ga ngelakuin itu dan malah ngerjakan yang lain pas kamu lagi ngobrol sama orang tuanya, bisa dipastikan Doi gatau hubunganmu sama Doi arahnya kemana dan mau dibawa kemana. Jadi, saran saya mending kamu sama anak tetangga pacarmu tadi. Selamat Mencoba!